ROCKBEN adalah pemasok furnitur bengkel dan penyimpanan peralatan grosir profesional.
Ditulis oleh Jiang Ruiwen | Insinyur Senior
Pengalaman 14+ Tahun di bidang Desain Produk Industri
Penelitian dalam desain penyimpanan industri menunjukkan bahwa solusi penyimpanan yang terorganisir dapat memperlancar alur kerja dan mengurangi kelelahan pekerja serta risiko keselamatan, yang mencerminkan pentingnya menyesuaikan desain penyimpanan dengan skenario penggunaan sebenarnya. Namun, tidak mudah untuk menemukan produk penyimpanan industri yang paling sesuai untuk bengkel Anda.
Lingkungan bengkel sangat beragam. Untuk berbagai industri, perusahaan, dan prosedur, terdapat berbagai alat dan komponen yang perlu disimpan. Setelah bekerja di industri manufaktur selama lebih dari 25 tahun, saya tahu betapa sulitnya mengelola semua jenis suku cadang dan barang. Kabinet laci industri adalah alat yang ampuh untuk menyimpan dan mengatur suku cadang dan barang, yang dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi bengkel. Namun, memilih kabinet yang paling sesuai bukanlah hal yang mudah karena beragamnya konfigurasi, ukuran, dan kapasitas beban yang tersedia. Sulit untuk membayangkan bagaimana kinerja kabinet sampai digunakan di lingkungan nyata. Membeli kabinet juga merupakan investasi yang signifikan. Oleh karena itu, memiliki panduan lengkap tentang cara memilih kabinet laci modular yang sesuai sangat penting.
Dalam panduan ini, kami menguraikan 4 langkah praktis untuk membantu Anda mengidentifikasi jenis kabinet laci industri yang tepat yang dibutuhkan bengkel Anda. Kami akan membantu Anda menghemat ruang lantai, meningkatkan efisiensi alur kerja, dan menyimpan peralatan serta komponen dengan aman. Prinsip-prinsip ini didasarkan pada pengalaman langsung selama lebih dari satu dekade, yang telah mendukung lebih dari ribuan profesional industri di berbagai lingkungan manufaktur, pemeliharaan, dan produksi.
Setelah konfigurasi laci ditentukan, langkah selanjutnya adalah mengevaluasi ukuran, tata letak, dan jumlah kabinet secara keseluruhan berdasarkan lingkungan bengkel yang sebenarnya. Pada tahap ini, kabinet harus dianggap sebagai bagian dari sistem penyimpanan dan alur kerja yang lebih luas, bukan sebagai unit yang terisolasi.
Mulailah dengan menilai luas lantai yang tersedia dan lokasi pemasangan. Tinggi, lebar, dan kedalaman kabinet harus sesuai dengan peralatan, jalur pejalan kaki, dan area kerja di sekitarnya untuk menghindari hambatan pergerakan atau operasional.
Untuk lemari yang ditempatkan di sekitar area kerja, kami merekomendasikan agar tingginya setara dengan tinggi meja atau tinggi konter (33'' hingga 44''). Tinggi ini memungkinkan barang-barang diletakkan di atas lemari atau memungkinkan tugas-tugas ringan dilakukan langsung di permukaan lemari, sambil tetap memberikan akses yang nyaman dan efisien ke laci di bawahnya.
Untuk pusat penyimpanan, lemari sering dirancang dengan tinggi 1.500 mm hingga 1.600 mm. Rentang ini memberikan kapasitas penyimpanan vertikal maksimum sekaligus tetap cukup rendah untuk menjaga visibilitas yang jelas dan akses mudah ke laci atas, tanpa mengharuskan operator untuk memaksakan pandangan atau kehilangan pandangan terhadap barang yang disimpan.
Jumlah kabinet harus ditentukan oleh volume barang yang disimpan atau jumlah stasiun kerja yang dilayani. Dalam praktiknya, lebih masuk akal untuk menambahkan beberapa kabinet lagi untuk mengakomodasi perubahan di masa mendatang, peralatan tambahan, atau penyesuaian alur kerja, daripada hanya menyesuaikan ukuran sistem berdasarkan kebutuhan saat ini.
Integrasi visual juga perlu dipertimbangkan pada tahap ini. Warna dan finishing kabinet harus selaras dengan lingkungan bengkel secara keseluruhan, mendukung tampilan yang bersih, terorganisir, dan profesional. Meskipun warna sering dianggap sebagai faktor sekunder, sistem penyimpanan yang koheren secara visual dapat berkontribusi pada organisasi yang lebih jelas dan ruang produksi yang lebih terstruktur.
Menurut pedoman keselamatan penanganan dan penyimpanan material dari OSHA, praktik penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan cedera di tempat kerja, yang menggarisbawahi perlunya sistem penyimpanan yang dirancang dan dipasang dengan benar yang mempertimbangkan kapasitas beban dan stabilitas.
Keamanan tidak boleh dianggap remeh saat memilih lemari laci industri, karena Anda menyimpan barang-barang yang sangat berat. Fitur seperti pengunci laci membantu mencegah laci terlepas secara tidak sengaja, sementara sistem penguncian memungkinkan hanya satu laci yang dibuka pada satu waktu, mengurangi risiko lemari terbalik, terutama saat laci terisi penuh. Kondisi dunia nyata juga harus dipertimbangkan. Lantai bengkel tidak selalu rata sempurna, dan permukaan yang tidak rata dapat secara signifikan meningkatkan risiko ketidakstabilan. Dalam lingkungan seperti itu, tindakan pengamanan menjadi sama pentingnya dengan kapasitas laci.
Daya tahan jangka panjang sangat berkaitan dengan keselamatan. Kabinet yang menanggung beban berat dalam jangka waktu lama harus menjaga integritas struktural untuk mencegah kerusakan. Kualitas material yang buruk atau desain struktural yang tidak memadai dapat menyebabkan degradasi bertahap, yang pada akhirnya dapat menimbulkan risiko keselamatan selama pengoperasian sehari-hari.
Berdasarkan pengalaman praktis, memilih kabinet yang kokoh dan dirancang khusus untuk penggunaan industri sangatlah penting. Di ROCKBEN, kabinet laci industri kami telah dipasok ke berbagai lingkungan manufaktur, pemeliharaan, dan produksi selama 18 tahun terakhir. Banyak pelanggan kembali untuk pembelian berulang, bukan karena klaim pemasaran, tetapi karena kabinet tersebut telah menunjukkan kinerja yang stabil dan kualitas yang konsisten dalam penggunaan jangka panjang dan berat.
Memilih kabinet laci industri yang tepat membutuhkan lebih dari sekadar membandingkan dimensi atau kapasitas beban. Hal ini dimulai dengan memahami aplikasi sebenarnya , dilanjutkan dengan memilih ukuran dan konfigurasi laci yang sesuai, merencanakan tata letak dan jumlah kabinet di dalam bengkel, dan terakhir mengevaluasi fitur keselamatan dan daya tahan jangka panjang.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, bengkel dapat menghindari kesalahan pemilihan umum dan memastikan bahwa lemari laci benar-benar meningkatkan efisiensi, organisasi, dan keselamatan operasional.
Ukuran laci harus didasarkan pada dimensi, berat, dan fungsi barang yang disimpan. Laci yang lebih kecil seringkali ideal untuk perkakas tangan dan komponen, sedangkan laci yang lebih besar dan lebih tinggi lebih cocok untuk perkakas listrik atau suku cadang yang berat. Hubungi ROCKBEN dan para profesional kami akan membantu Anda menemukan ukuran yang paling sesuai untuk Anda.
Lingkungan industri menuntut sistem penyimpanan yang jauh lebih tinggi daripada lemari perkakas serbaguna. ROCKBEN mendesain lemari laci industri untuk bengkel manufaktur, pemeliharaan, dan produksi, dengan fokus pada kekuatan struktural, kapasitas beban laci, dan stabilitas jangka panjang.